Oleh: Jauhari | Januari 1, 2012

Sejarah Lambang Aljabar

Lambang-lambang Aljabar pertama kali dikembangkan peradaban Islam oleh matematikus muslim dari Andalusia (sekarang Spanyol), Ibnu al-Banna pada abad ke-14 dan Abu al-Hasan ibnu Ali al-Qalasadi pada abad ke-15.
Al-Qalasadi memperkenalkan lambang-lambang matematika dengan mengunakan karakter dari alfabet Arab. Ia menggunakan و (wa) yang berarti ”dan” untuk penambahan (+). Untuk pengurangan (-), al-Qalasadi menggunakan الا (illa) berarti ”kurang”. Sedangkan untuk perkalian (x), ia menggunakan ف (fi) yang berarti ”kali”. Lambang عل (‘ala) yang berarti ”bagi” digunakan untuk pembagian (/).
Selain itu, al-Qalasadi juga menggunakan lambang ج (j) untuk melambangkan “akar”. Lambang ص (sh) digunakan untuk melambangkan sebuah variabel (x).  Lalu, ia menggunakan lambang m) untuk melambangkan ”kuadrat” (x2). Huruf ك (k) digunakan sebagai lambang ”pangkat tiga” (x3). Sedangkan,  melambangkan persamaan (=). Lambang-lambang Aljabar tersebut telah digunakan di kekaisaran Muslim Timur, bahkan mungkin lebih awal dari itu.
Lalu lambang-lambang tersebut dikembangkan ilmuwan Eropa.
Kata plus tidak pernah digunakan sebelum abad 15, disinyalir kalah dulu oleh minus, dimana pertama kali muncul pada karya Fibonacci (1202). Lalu lambang – (minus) dipakai oleh Luca Pacioli di Italia pada awal abad 15 dan abad 16. Tidak perlu diragukan kata et dalam bahasa Latin sudah muncul pada banyak manuskrip. Sebelumnya, Diophantus dari Alexdanria menggunakan lambang    untuk operasi pengurangan sebelum disingkat dengan M atau m singkatan dari minus atau meno yang artinya menghilangan satu atau lebih huruf. Lambang + dan – muncul bersama-sama pada tahun 1456 yang terdapat pada manuskrip yang tidak diterbitkan karya Regiomontanus [1436 – 1476]. Di Inggris, Robert Recorde [1510 – 1558], pengarang buku matematika, menulis lambang + dan – dalam buku Ground of Artes. Namun semua itu baru mendapat pengakuan umum dan berlaku umum terhitung tahun 1630.
Konstanta pi (Φ atau φ), bernilai 1,618 diperoleh dari deret Fibonacci, sebuah deret yang terkenal bukan hanya karena jumlah dari angka yang berdekatan sama dengan angka setelahnya, tetapi juga karena hasil bagi dari angka-angka yang berdekatan memiliki sifat yang mengagumkan mendekati angka 1,6I8 yaitu PHI.
Contoh fenomena pi: rasio jumlah lebah betina dengan jumlah lebah jantan di setiap sarang lebah di dunia, rasio setiap diameter spiral ke spiral berikutnya dalam nautilus, rasio dari setiap diameter rotasi ke rotasi berikutnya pada biji bunga matahari yang tumbuh dengan melawan spiral, bunga cemara berspiral, susunan daun pada tumpukan tumbuhan, segmentasi serangga, rasio jarak dari pun¬cak kepala ke lantai dengan jarak dari pusar ke lantai, rasio jarak dari bahu ke ujung jari dengan jarak dari siku ke ujung jari, rasio paha ke lantai dengan lutut ke lantai, ruas jari, jemari kaki, divisi tulang belakang, pada karya seni Michelangelo, Albrecht Durer, Da Vinci, dimensi arsitektur Parthenon Yunani, piramid-piramid Mesir, gedung PBB di New York, struktur orga¬nisasional sonata-sonata Mozart, fifth Symphony karya Beethoven, pada karya-karya Bartok, Debussy, dan Schubert, juga digunakan oleh Stardivarius untuk menghitung penempatan yang tepat untuk lubang f dalam konstruksi biola-biolanya yang terkenal.
Konstanta phi (π), bernilai 3,14…. merupakan hasil bagi antara keliling suatu lingkaran dengan diameternya. Pertama di Babilonia (sekarang Timur Tengah) menggunakan phi = 3,125. Lalu Archimedes (287-212 SM) dari Yunani, menemukan perhitungan phi = 3,14… dalam menghitung luas lingkaran sebagaimana digunakan sampai sekarang.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: